Sarung tangan las adalah salah satu APD yang paling sering diabaikan oleh welder padahal tangan adalah bagian tubuh yang paling dekat dengan sumber bahaya saat mengelas. Percikan api, panas ekstrem, sinar UV/infrared, dan terak las bisa menyebabkan luka bakar serius bahkan dalam hitungan detik jika tangan tidak terlindungi dengan baik.
Artikel ini membahas lengkap fungsi sarung tangan las, jenis berdasarkan bahan dan tipe pekerjaan, standar keselamatan yang berlaku, cara memilih yang tepat, serta panduan perawatan agar sarung tangan las awet dan tetap protektif.
Mengapa Sarung Tangan Las Wajib Digunakan?
Berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan, luka bakar pada tangan dan jari adalah salah satu cedera kerja paling umum di industri fabrikasi logam dan pengelasan di Indonesia. Risiko utama yang dihadapi tangan welder antara lain:
| Bahaya | Sumber | Dampak tanpa pelindung |
|---|---|---|
| Percikan las (spatter) | Busur las, elektroda | Luka bakar permukaan kulit |
| Panas konduksi | Material logam panas | Luka bakar kontak |
| Radiasi UV & infrared | Busur las listrik | Kerusakan kulit, eritema |
| Terak (slag) | Las SMAW, flux core | Luka bakar dalam, sulit sembuh |
| Asap & uap logam | Material terbakar | Iritasi dan kontaminasi kulit |
Berdasarkan Permenaker No. PER.08/MEN/VII/2010 tentang Alat Pelindung Diri, penggunaan sarung tangan pelindung wajib disediakan oleh pengusaha untuk pekerjaan yang mengandung risiko luka bakar, termasuk pengelasan.
Jenis Sarung Tangan Las Berdasarkan Bahan
1. Sarung Tangan Kulit Sapi (Cowhide)
Material paling populer dan serbaguna untuk sarung tangan las. Kulit sapi memberikan keseimbangan terbaik antara perlindungan panas, ketahanan abrasi, dan fleksibilitas cocok untuk hampir semua jenis pekerjaan las.
- Ketahanan panas: Sedang–tinggi
- Fleksibilitas: Baik, tidak kaku
- Ketahanan abrasi: Sangat baik
- Cocok untuk: Las SMAW (las listrik), MIG/MAG, grinding, fabrikasi umum
2. Sarung Tangan Kulit Babi (Pigskin)
Kulit babi lebih breathable dan fleksibel dari cowhide pori-pori yang lebih banyak memungkinkan sirkulasi udara lebih baik sehingga tangan tidak cepat panas. Namun ketahanan terhadap percikan lebih rendah dari cowhide.
- Cocok untuk: Las TIG (presisi tinggi), pekerjaan detail yang butuh ketangkasan jari
3. Sarung Tangan Kulit Domba (Sheepskin)
Paling lembut dan fleksibel di antara semua bahan kulit memberikan dexterity (ketangkasan jari) terbaik. Ideal untuk pekerjaan las presisi yang membutuhkan kontrol jari tinggi.
- Cocok untuk: Las TIG presisi, pekerjaan instrumen halus
4. Sarung Tangan Split Leather
Terbuat dari lapisan dalam kulit yang lebih tebal dan lebih tahan panas dari full-grain leather. Lebih ekonomis namun sedikit lebih kaku.
- Cocok untuk: Las berat, foundry, pengecoran logam
5. Sarung Tangan Kombinasi (Leather + Aluminized)
Kombinasi kulit dengan lapisan aluminium foil yang memantulkan radiasi panas. Memberikan perlindungan panas tertinggi untuk pekerjaan dengan suhu ekstrem.
- Cocok untuk: Pengecoran, peleburan logam, furnace work
Jenis Sarung Tangan Las Berdasarkan Tipe Pekerjaan
Setiap proses pengelasan menghasilkan karakteristik bahaya yang berbeda — penting untuk mencocokkan sarung tangan dengan jenis las yang digunakan:
| Tipe Las | Karakteristik | Sarung Tangan yang Cocok |
|---|---|---|
| Las SMAW (Stick) | Percikan banyak, panas tinggi | Kulit sapi full-grain, panjang 35cm+ |
| Las MIG/MAG | Percikan sedang, kecepatan tinggi | Kulit sapi medium weight |
| Las TIG | Percikan minimal, presisi tinggi | Kulit domba/babi tipis, fleksibel |
| Las OAW (Gas) | Panas merata, api terbuka | Kulit tebal, aluminized backing |
| Grinding | Percikan partikel, abrasi | Kulit sapi atau sarung tangan anti cut |
| Foundry/Pengecoran | Suhu sangat tinggi, logam cair | Split leather + aluminized, lengan panjang |
Standar Keselamatan Sarung Tangan Las
Sarung tangan las yang berkualitas harus memenuhi standar internasional yang telah diuji secara independen:
| Standar | Asal | Keterangan |
|---|---|---|
| EN 12477 | Eropa | Standar khusus sarung tangan pelindung untuk welder — Type A (perlindungan tinggi) dan Type B (presisi/fleksibel) |
| EN 388 | Eropa | Perlindungan risiko mekanik — abrasi, iris, sobek, tusuk |
| EN 407 | Eropa | Perlindungan panas dan api — 6 parameter ketahanan termal |
| ANSI/ISEA 105 | Amerika | Standar APD tangan untuk industri |
EN 12477 Type A vs Type B:
- Type A perlindungan lebih tinggi, lebih tebal, sedikit kaku. Cocok untuk las SMAW dan MIG/MAG yang menghasilkan banyak percikan
- Type B lebih fleksibel dan tipis, ketangkasan lebih baik. Cocok untuk las TIG yang butuh presisi jari
Cara Memilih Sarung Tangan Las yang Tepat
1. Sesuaikan dengan Jenis Pekerjaan Las
Ini adalah faktor paling penting. Welder TIG membutuhkan sarung tangan yang berbeda dari welder SMAW. Pilih berdasarkan tabel jenis pekerjaan di atas jangan pakai sarung tangan las SMAW yang tebal dan kaku untuk pekerjaan TIG presisi karena justru membatasi kontrol.
2. Perhatikan Panjang Sarung Tangan
Untuk pekerjaan dengan percikan banyak seperti SMAW dan OAW, pilih sarung tangan panjang minimal 35cm yang melindungi pergelangan tangan dan lengan bawah. Untuk las TIG, panjang standar 28–30cm sudah cukup.
3. Cek Ketebalan Material
Sarung tangan kulit yang terlalu tipis cepat tembus panas, yang terlalu tebal membatasi gerakan tangan. Untuk penggunaan umum, kulit sapi ketebalan 1,2–1,5mm sudah memberikan keseimbangan yang baik antara perlindungan dan fleksibilitas.
4. Pastikan Ukuran yang Tepat
Sarung tangan yang terlalu longgar berbahaya bisa tersangkut mesin atau mengurangi kontrol. Terlalu sempit membuat tangan cepat lelah dan aliran darah terhambat. Ukur lingkar telapak tangan untuk menentukan ukuran S/M/L/XL yang tepat.
5. Perhatikan Jahitan
Pilih sarung tangan dengan jahitan di dalam (inside seam) bukan di luar. Jahitan di luar lebih cepat rusak terkena percikan las dan bisa menjadi titik masuk panas ke tangan.
Cara Merawat Sarung Tangan Las agar Lebih Awet
Investasi sarung tangan las yang baik perlu diimbangi perawatan yang tepat agar awet dan tetap protektif:
- Jangan cuci dengan air — kulit akan mengeras dan retak. Bersihkan hanya dengan kain lembab
- Oleskan leather conditioner setiap 2–4 minggu untuk menjaga kelembaban dan kelenturan kulit
- Keringkan di tempat teduh — jangan dijemur langsung di bawah sinar matahari atau dekat sumber panas
- Simpan dengan bentuk terjaga — jangan dilipat atau ditekan benda berat agar kulit tidak retak
- Ganti segera jika sudah berlubang, retak, atau jahitan terlepas meski belum lama dipakai
Produk Sarung Tangan Las di Pusat Safety
Pusat Safety menyediakan sarung tangan las dan sarung tangan tahan panas terlengkap di Jakarta untuk berbagai kebutuhan pengelasan:
| Produk | Bahan | Cocok untuk |
|---|---|---|
| Sarung Tangan Rubber Yutaka 16″ | Karet tebal | Las listrik, tahan kimia & panas |
| Sarung Tangan Kong | Synthetic leather | Las MIG, grinding, fabrikasi umum |
| Sarung Tangan Safety Premium | Kulit premium | Las berat, perlindungan tinggi |
| Sarung Tangan 3M Comfort Grip | Nitrile foam coated | Fabrikasi ringan, handling material |
Untuk perlindungan las yang lebih lengkap, kombinasikan dengan Set Apron Las Pelindung Dada & Lengan untuk melindungi tubuh dari percikan, Kacamata Las S.Safe atau Goggle Las Blue Eagle GW 250 untuk perlindungan mata dari radiasi UV, serta Face Shield APD untuk perlindungan wajah menyeluruh.
Lihat semua pilihan: Kategori Sarung Tangan Las →
Kesimpulan
Sarung tangan las adalah APD yang tidak bisa dikompromikan untuk keselamatan tangan welder. Pilih bahan yang sesuai dengan jenis las yang digunakan kulit sapi untuk las SMAW dan MIG yang banyak percikan, kulit domba atau babi untuk las TIG yang butuh presisi. Pastikan memenuhi standar EN 12477 dan ganti secara berkala meski terlihat masih baik secara fisik.
Butuh sarung tangan las atau perlengkapan APD pengelasan lainnya? Lihat semua sarung tangan las → atau hubungi Pusat Safety untuk penawaran harga dan pemesanan grosir.

Butuh sarung tangan las atau perlengkapan APD pengelasan?
Lihat semua pilihan di kategori sarung tangan las atau hubungi Pusat Safety untuk konsultasi dan pemesanan grosir. Pengiriman ke seluruh Indonesia
FAQ – Pertanyaan yang Sering Ditanyakan tentang Sarung Tangan Las
Bisa. Sarung tangan las kulit cocok juga untuk pekerjaan penanganan material panas, grinding, dan fabrikasi logam umum. Namun untuk pekerjaan kimia, gunakan sarung tangan nitrile yang dirancang khusus untuk ketahanan kimia.
Tergantung intensitas penggunaan dan perawatan. Untuk welder harian, rata-rata 1–3 bulan. Dengan perawatan yang benar seperti leather conditioner dan penyimpanan yang baik, bisa lebih dari 6 bulan. Ganti segera jika ada lubang atau lapisan kulit mengelupas meskipun belum lama dipakai.
Di Indonesia saat ini belum ada SNI khusus untuk sarung tangan las. Namun untuk memastikan kualitas perlindungan, pilih produk yang memenuhi standar internasional EN 12477 (Eropa) atau ANSI/ISEA 105 (Amerika) yang sudah teruji secara independen.
Untuk pekerjaan las, kulit asli selalu lebih baik dari sintetis. Kulit asli lebih tahan panas, lebih tahan lama, dan memiliki sifat alami yang melindungi dari panas radiasi. Kulit sintetis bisa meleleh saat terkena panas tinggi dan berpotensi menempel di kulit, justru memperparah luka bakar.
Pusat Safety adalah distributor sarung tangan las dan APD pengelasan terlengkap di Jakarta. Tersedia berbagai pilihan untuk kebutuhan las SMAW, MIG, TIG, hingga pengecoran pembelian satuan maupun grosir. Lihat semua pilihan di kategori sarung tangan las atau hubungi kami untuk konsultasi dan harga grosir.

