Face shield atau pelindung wajah adalah salah satu Alat Pelindung Diri (APD) yang paling sering digunakan di industri, laboratorium, dan fasilitas kesehatan. Namun banyak pekerja yang belum tahu perbedaan jenis face shield, kapan wajib digunakan, dan bagaimana memilih yang tepat sesuai risiko pekerjaan.
Artikel ini membahas secara lengkap semua yang perlu Anda ketahui tentang face shield dari pengertian, fungsi, jenis, standar keselamatan, hingga panduan memilih dan cara penggunaan yang benar.
Apa Itu Face Shield?
Face shield adalah perangkat APD berbentuk pelindung transparan yang menutup seluruh area wajah mulai dari dahi hingga dagu untuk melindungi mata, hidung, mulut, dan kulit wajah dari berbagai bahaya di lingkungan kerja.
Berbeda dengan kacamata safety yang hanya melindungi area mata, face shield memberikan perlindungan menyeluruh untuk seluruh wajah dari ancaman yang datang dari segala sudut.
Berdasarkan standar OSHA (Occupational Safety and Health Administration), face shield diklasifikasikan sebagai pelindung sekunder artinya harus digunakan bersamaan dengan kacamata safety atau safety goggles, bukan sebagai pengganti.
Fungsi Face Shield di Tempat Kerja
Face shield memiliki beberapa fungsi utama tergantung jenis pekerjaan dan lingkungan kerja:
| Fungsi | Bahaya yang Dilindungi | Industri |
| Perlindungan percikan | Percikan logam cair, las, gerinda | Pengelasan, fabrikasi logam |
| Perlindungan kimia | Percikan asam, basa, cairan korosif | Kimia, laboratorium, petrokimia |
| Perlindungan biologis | Droplet, aerosol, cairan tubuh | Medis, farmasi, pengolahan pangan |
| Perlindungan panas | Radiasi panas, api, uap panas | Pengecoran, peleburan, dapur industri |
| Perlindungan partikel | Debu kasar, serpihan material | Konstruksi, woodworking, mining |
Jenis-Jenis Face Shield Berdasarkan Material
1. Face Shield Polycarbonate (PC)
Bahan PC adalah material paling populer untuk face shield industri karena kombinasi keunggulannya:
• Kekuatan benturan sangat tinggi tidak mudah retak atau pecah
• Ringanlebih nyaman dipakai dalam jangka panjang
• Transparansi tinggi visibilitas kerja optimal
• Tahan suhu tinggi hingga 135°C
• Cocok untuk: pengelasan, gerinda, grinding, konstruksi berat
2. Face Shield PVC (Polyvinyl Chloride)
Material PVC digunakan untuk face shield yang membutuhkan fleksibilitas lebih:
• Lebih fleksibel dari PC tidak mudah retak saat terbentur
• Ketahanan kimia baik tahan terhadap asam dan basa ringan
• Harga lebih terjangkau dari PC
• Cocok untuk: laboratorium kimia, pekerjaan cat, area asam ringan
3. Face Shield Acetate
Material acetate memberikan kejernihan optis terbaik:
• Transparansi paling tinggi tidak mudah buram
• Tahan terhadap alkohol dan pelarut organik
• Cocok untuk: laboratorium farmasi, industri elektronik
Jenis Face Shield Berdasarkan Tipe Pekerjaan
1. Face Shield Las (Welding Face Shield)
Dirancang khusus untuk pekerjaan pengelasan dengan lensa gelap yang menyaring radiasi ultraviolet (UV) dan infrared (IR) dari busur las. Shade number lensa las mulai dari 5 hingga 14 tergantung jenis dan arus las yang digunakan.
2. Face Shield APD Umum (General Purpose)
Face shield serbaguna berbahan PC atau PVC untuk perlindungan dari percikan, partikel, dan cairan ringan. Ini adalah jenis yang paling umum digunakan di proyek konstruksi, pabrik, dan laboratorium umum seperti Face Shield Safety APD dari Pusat Safety.
3. Face Shield Medis
Dirancang untuk tenaga medis dengan perlindungan dari droplet dan aerosol. Lebih ringan dari face shield industri dan biasanya disposable (sekali pakai).
4. Face Shield dengan Helm (Helmet-Mounted)
Face shield yang terintegrasi atau dapat dipasangkan ke helm safety. Ideal untuk pekerja yang sudah memakai helm proyek tidak perlu headgear terpisah.
Standar Keselamatan Face Shield
| Standar | Asal | Keterangan |
| ANSI/ISEA Z87.1 | Amerika Serikat | Standar APD mata & wajah paling umum digunakan industri global |
| EN 166 | Eropa | Standar proteksi mata personal untuk industri Eropa |
| SNI ISO 16321 | Indonesia | Standar nasional Indonesia untuk pelindung mata & wajah |
Perbedaan Face Shield, Safety Goggles, dan Kacamata Safety
| APD | Coverage | Perlindungan cairan | Cocok untuk |
| Kacamata Safety | Area mata saja | Terbatas | Proyek umum, debu, sinar UV |
| Safety Goggles | Area mata + sekitar | Baik — tertutup rapat | Kimia, lab, area debu halus |
| Face Shield | Seluruh wajah | Sangat baik | Las, kimia berat, medis |
Catatan penting: Face shield bukan pengganti kacamata safety atau goggles. Untuk perlindungan optimal di area berbahaya, gunakan face shield bersamaan dengan Safety Goggles.
Cara Memilih Face Shield yang Tepat
1. Identifikasi Bahaya di Area Kerja
Pertanyaan pertama sebelum memilih face shield adalah: Apa bahaya utama yang ada di area kerja Anda?
• Percikan logam/las → pilih face shield PC tebal dengan shade yang sesuai
• Percikan kimia → pilih face shield PVC atau PC dengan sertifikasi kimia
• Panas tinggi → pilih face shield dengan rating panas
• Partikel umum → face shield PC standar cukup
2. Cek Material dan Ketebalan
• Untuk pekerjaan berat (las, grinding): pilih PC ketebalan minimal 2mm
• Untuk pekerjaan ringan (lab, cat): PC atau PVC 1–2mm sudah cukup
3. Pastikan Coverage Memadai
Ukuran layar face shield harus cukup lebar untuk menutup seluruh wajah. Standar minimum: lebar 20cm, tinggi 30cm. Produk Face Shield APD Pusat Safety memiliki layar 33x20cm yang memenuhi standar ini.
4. Perhatikan Kenyamanan
• Headgear yang adjustable bisa disesuaikan dengan ukuran kepala
• Berat yang ringan untuk pemakaian shift penuh
• Ventilasi yang baik mencegah embun dan kepanasan
5. Periksa Sertifikasi Standar
Pastikan face shield yang Anda beli memiliki minimal sertifikasi ANSI Z87.1 atau EN 166 untuk memastikan kualitas perlindungannya telah diuji secara independen.
Cara Menggunakan Face Shield dengan Benar
1. Pastikan face shield bersih dan tidak tergores sebelum dipakai
2. Pasang headgear dan sesuaikan ukurannya tidak terlalu longgar atau ketat
3. Turunkan visor hingga menutup seluruh wajah
4. Pakai juga kacamata safety di bawahnya untuk perlindungan ganda
5. Setelah dipakai, bersihkan visor dengan kain lembab
6. Simpan di tempat bersih jauh dari bahan kimia yang bisa merusak visor
Pelajari lebih lanjut: Cara Menggunakan Face Shield dan Kacamata Safety yang Tepat →
Kapan Face Shield Wajib Digunakan?
Berdasarkan regulasi K3 Indonesia dan standar OSHA, face shield wajib digunakan pada pekerjaan berikut:
• Pengelasan (las listrik, MIG, TIG, OAW)
• Grinding dan cutting logam
• Pekerjaan dengan bahan kimia korosif
• Pengoperasian mesin bubut dan mesin perkakas
• Pekerjaan pengecoran dan peleburan logam
• Laboratorium kimia dan biologi
• Penyemprotan pestisida dan cat
Produk Face Shield Terlengkap di Pusat Safety
Pusat Safety adalah distributor APD dan face shield terlengkap di Jakarta. Tersedia berbagai pilihan face shield untuk berbagai kebutuhan industri:
| Produk | Material | Cocok untuk |
| Face Shield Safety APD | PC + PVC · Layar 33x20cm | Konstruksi, grinding, las ringan, kimia |
| Kacamata Las S.Safe | Lensa gelap shade 5 | Las listrik, OAW — radiasi UV & IR |
Untuk perlindungan wajah yang lebih lengkap, kombinasikan dengan:
• Kacamata Safety & Goggle → — perlindungan mata tambahan
• Masker Respirator → — perlindungan saluran pernapasan
• Sarung Tangan Las → — perlindungan tangan dari panas & percikan
Lihat semua: Kategori Pelindung Wajah & Face Shield →
Kesimpulan
Face shield adalah APD wajib yang tidak bisa diabaikan di area kerja dengan risiko percikan, kimia, atau panas tinggi. Pilih face shield yang sesuai dengan bahaya spesifik di area kerja Anda bahan PC untuk pekerjaan berat, PVC untuk kimia ringan, dan selalu kombinasikan dengan kacamata safety untuk perlindungan optimal.
Butuh konsultasi memilih face shield yang tepat untuk industri Anda?
Hubungi tim Pusat Safety sekarang → kami siap membantu kebutuhan APD perusahaan Anda.
GET IN TOUCH
Butuh konsultasi memilih face shield yang tepat untuk industri Anda?
Hubungi tim Pusat Safety sekarang, kami siap membantu kebutuhan APD perusahaan Anda
FAQ — Pertanyaan yang Sering Ditanyakan tentang Face Shield
Tidak. Face shield dan masker memiliki fungsi berbeda. Face shield melindungi wajah dari percikan cairan dan partikel dari luar, sementara masker menyaring udara yang masuk ke saluran pernapasan. Di area kerja dengan risiko kimia atau partikel halus, keduanya harus digunakan bersamaan.
Tidak disarankan. Berdasarkan standar OSHA, face shield hanya diklasifikasikan sebagai pelindung sekunder. Celah di sisi dan bawah face shield memungkinkan partikel masuk ke area mata. Untuk perlindungan optimal, selalu gunakan face shield bersamaan dengan kacamata safety atau safety goggles.
Face shield tidak memiliki masa kadaluarsa tetap, namun harus segera diganti jika visor sudah tergores parah, retak, buram, atau headgear sudah rusak dan tidak bisa disesuaikan dengan baik. Kondisi visor yang buram atau tergores dapat mengurangi visibilitas kerja dan melemahkan kekuatan perlindungannya.
Face shield Polycarbonate (PC) lebih kuat terhadap benturan, lebih ringan, dan tahan suhu lebih tinggi — cocok untuk pengelasan dan pekerjaan berat. Face shield PVC lebih fleksibel, ketahanan kimianya baik untuk asam dan basa ringan, serta harganya lebih terjangkau — cocok untuk laboratorium dan pekerjaan kimia ringan.
Bersihkan visor dengan kain lembut yang dibasahi air bersih atau larutan pembersih ringan (tanpa alkohol untuk visor PVC). Hindari menggosok keras karena bisa menimbulkan goresan. Untuk face shield medis, ikuti prosedur disinfeksi yang berlaku di fasilitas kesehatan Anda.
Untuk penggunaan di tempat kerja di Indonesia, face shield yang digunakan idealnya memenuhi standar SNI ISO 16321 atau standar internasional yang setara seperti ANSI Z87.1 (Amerika) atau EN 166 (Eropa). Pastikan membeli dari distributor resmi yang menjamin keaslian dan kualitas produk.
Pusat Safety adalah distributor APD dan face shield terlengkap di Jakarta. Tersedia Face Shield Safety APD berbahan PC + PVC dengan layar 33x20cm yang memenuhi standar K3. Tersedia pembelian satuan maupun grosir untuk perusahaan. Hubungi kami untuk harga terbaik →

